Selasa, 26 Februari 2013

Bahaya Bawang Putih Setelah Terjadi Perubahan Kimiawi


Bawang putih mendapat julukan umbi seribu khasiat, karena kegunaannya yang luas secara farmakologi. Namun di balik khasiat bawang putih yang super banyak itu, ternyata bawang putih juga menyimpan bahaya tersendiri. Apa saja bahaya dari bawang putih itu?
  1. Botulisme
    Bawang putih mengandung sulfur. Sulfur merupakan unsur yang membuat kondisi kondusif bagi berkembangnya Clostridium botulism dan dapat menyebabkan terjadinya botulisme, yaitu kondisi dimana Clostridium mengeluarkan racun atau toksinnya dan bisa menyebabkan sakit perut yang bisa berujung pada kematian. Hal yang membuat bawang putih dapat menyebabkan botulism adalah ketika bawang putih disimpan di dalam minyak pada temperatur kamar, atau terlalu lama menyimpannya di dalam kulkas.
    bahaya-bawang-putih
  2. Alergi
    Ada juga beberapa orang yang bisa mengalami reaksi alergi ketika mengonsumsi bawang putih. Gejala yang mungkin muncul adalah rasa terbakar pada jantung, perut kembung dan lain sebagainya. Jika hal itu terjadi, segera konsultasikan dengan dokter.
  3. Kulit Terbakar
    Hal ini disebabkan oleh kandungan allicin dalam bawang putih. Jika kulitmu termasuk ke dalam kulit sensitif, maka terpapar allicin bisa menimbulkan reaksi iritasi atau terbakar pada kulit.
  4. Iritasi Saluran Pencernaan
    Hal ini juga disebabkan oleh kandungan allicin. Jika kamu terlalu banyak mengonsumsi bawang putih dengan maksud untuk menadapatkan seribu khasiatnya, sampai tidak memperhitungkan dosisnya, maka bukan tidak mungkin allicin bisa menyebabkan saluran pencernaanmu mengalami iritasi. Jadi, gunakanlah sesuai takarannya.
Sekali lagi, semua senyawa itu memiliki takarannya masing-masing. Khasiat yang diinginkan tergantung dari dosis atau takarannya. Semoga bermanfaat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tanggapan codebreakers