Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Desember 2013

Warna Urine Ungkap Status Kesehatan Anda

Kerap dikatakan, warna urine bercerita banyak tentang apa yang terjadi di tubuh. Mulai sepucat jerami hingga coklat seperti bir, air seni memiliki beragam kisaran warna. Status kesehatan seseorang bisa dinilai lewat warna urine yang dihasilkan. Karena itu, seseorang sebaiknya menganggap warna urine sebagai peringatan bagi dirinya.  Saat ini para dokter di pusat kesehatan Amerika Serikat menggunakan gambar diagram untuk mengilustrasikan warna air seni yang normal dan tidak. Gambar ini dikembangkan Cleveland Clinic di Ohio dengan warna coklat madu hingga warna jerami disertai berbagai indikasinya. 

Dalam perspektif "code breaker" maka hal tersebut sangat mengambarkan bahwa memang ada pesan yang disampaikan melalui warna dalam air seni tersebut. Memang pesan yang merupakan "sign" atau tanda yang akhirnya diperlajari oleh manusia (para ilmuan) untuk dapat meng-decode pesan tersebut sehingga menjadi petunjuk terhadap kondisi kesehatan manusia. Inilah bagian dari proses memahami maksud Sang Pencipta dalam berupa "Encode" pesannya untuk manusia di muka bumi (The Creator's Code Breaker). 


Dalam diagram tersebut dikatakan, jika urine tidak berwarna, kemungkinan orang tersebut terlalu banyak minum. Mereka mungkin harus mengurangi jumlah air yang dikonsumsi.

Sementara urine yang berwarna sepucat jerami menandakan, jumlah air yang dikonsumsi sudah cukup dan mereka terhidrasi dengan baik. Status kesehatan yang baik ini berlaku juga bagi pemilik urine berwarna kuning transparan.

Namun, jika air seni berwarna kuning gelap, kemungkinan jumlah air yang dikonsumsi tidak cukup sehingga konsumsi air harus segera ditambah. Status hidrasi yang buruk ditandai warna urine yang makin gelap hingga menyerupai madu.

Warna urine ternyata juga dipengaruhi faktor selain hidrasi. Contohnya adalah urine dengan warna menyerupai bir.

Diagram tersebut menunjukkan, jika warna urine menyerupai bir, ada dua hal yang patut diwaspadai. Yang pertama adalah kurangnya konsumsi air sehingga harus segera ditambah. Yang kedua adalah indikasi adanya gangguan lever.

Para ahli menyarankan pemilik urine serupa warna bir segera menambah konsumsi air. Selain itu disarankan juga untuk segera berkonsultasi ke dokter.

Diagram tersebut juga memberi peringatan pada pemilik urine berwarna pink atau merah walau tidak makan buah bit atau bluberi. Hal ini merupakan tanda adanya darah dalam urine sehingga harus segera berkonsultasi kepada dokter.

Air seni warna pink atau merah merupakan indikasi adanya gangguan ginjal, tumor, prostat, atau infeksi saluran kencing. Warna tersebut juga bisa menjadi tanda adanya keracunan merkuri.

Selain merah, warna urine lain yang patut diwaspadai adalah oranye. Selain pertanda tubuh mengalami dehidrasi, warna ini juga merupakan indikasi adanya gangguan lever atau saluran empedu.

Kendati jarang, urine juga bisa berwarna biru atau hijau. Warna ini bisa diakibatkan konsumsi pewarna makanan atau pengobatan tertentu. Namun, warna biru atau hijau juga mengindikasikan adanya gangguan genetik yang jarang terjadi, atau infeksi bakteri di saluran air seni. Pemilik urine warna biru atau hijau sebaiknya segera berkonsultasi kepada dokter.

Beberapa orang ternyata juga menemukan air seninya beruap, layaknya minuman soda. Kondisi tersebut merupakan efek hidrolik yang tidak berbahaya bagi tubuh. Namun, uap yang timbul juga bisa menjadi tanda adanya masalah ginjal, atau kelebihan protein dalam pola makan.


Sumber: 

(1). dailymail.co.uk, 
(3). kompas.com

Jumat, 08 Maret 2013

Inilah Tips Panjang Umur dari Seorang Berusia 256 Tahun


Tahukan Anda bahwa manusia jaman sekarang masih ada yang berumur panjang, bahkan bisa sampai mencapai ratusan tahun. Ini adalah kisah seorang manusia di China yang bernama Li Qing Yun (1677-1933), dia meninggal pada usia 256 tahun. Menurut legenda, Mr Li Qing Yun (1677-1933) adalah seorang dokter pengobatan Tiongkok, ahli herbal, master qigong, dan konsultan strategi. Dia dikatakan telah hidup melewati sembilan kaisar pada dinasti Qing selama 256 tahun.


Obituari Mei 1933 di Majalah Time, berjudul "Kura-kura-Merpati-Anjing," Li mengungkapkan rahasia umur panjang, "Jaga hati yang tenang, duduk seperti kura-kura, berjalan lincah seperti merpati dan tidur seperti anjing."

Li dikatakan memiliki kebiasaan tidak biasa dalam kehidupan sehari-hari. Dia tidak minum minuman keras atau merokok dan makan yang teratur. Dia seorang vegetarian dan sering minum teh wolfberry (sejenis goji berry).

Dia tidur lebih awal dan bangun lebih pagi. Ketika dia punya waktu senggang, ia duduk tegak dengan mata tertutup dan tangan di pangkuan, saat itu tidak bergerak sama sekali selama beberapa jam. Li menghabiskan seluruh hidupnya mempelajari ramuan Tiongkok dan menemukan rahasia umur panjang, perjalanan melewati provinsi di Tiongkok dan sampai Thailand untuk mengumpulkan ramuan dan mengobati penyakit.

Gaya Hidup

Dan Buettner, penulis "The Blue Zones: Pelajaran Panjang Umur dari Orang Yang Hidup Terlama," penelitian ilmu umur panjang. Dalam bukunya dan pembicaraan TED 2009, ia meneliti gaya hidup dari empat populasi geografis yang berbeda di seluruh dunia.

Semua kelompok: penduduk Okinawa, Sardinia, California Advent, dan Costa Rico-hidup sampai lebih dari 100 tahun yang jauh lebih besar dari kebanyakan orang, atau mereka hidup belasan tahun lebih lama dari rata-rata. Dia menyebut tempat di mana kelompok-kelompok ini hidup "zona biru."

Menurut penelitian Buettner, semua kelompok zona-biru makan diet bahan sayuran. Kelompok Advent di Loma Linda, California, banyak makan kacang-kacangan dan sayuran hijau seperti yang disebutkan dalam Alkitab. Penggembala yang tinggal di dataran tinggi Sardinia mengonsumsi roti gandum tak beragi, keju dari hewan makan-rumput, dan anggur khusus.

Buettner menemukan bahwa diet rendah kalori membantu dalam memperpanjang hidup, seperti yang ditunjukkan oleh sebuah kelompok lansia sehat Okinawa yang memraktekkan aturan Konfusianisme berhenti makan ketika 80 persen penuh.

Mungkin teh wolfberry Li Qing Yun memainkan peran penting dalam kesehatannya. Setelah mendengar cerita Li, peneliti medis dari Inggris dan Prancis melakukan studi mendalam tentang wolfberry dan menemukan bahwa itu mengandung vitamin yang tidak diketahui disebut "Vitamin X," juga dikenal sebagai "vitamin kecantikan."

Percobaan mereka menegaskan bahwa wolfberry menghambat akumulasi lemak dan meningkatkan sel-sel hati baru, menurunkan glukosa darah dan kolesterol, dan sebagainya.

Wolfberry melakukan peran peremajaan: Ini mengaktifkan sel-sel otak dan kelenjar endokrin, meningkatkan sekresi hormon, dan menghilangkan akumulasi racun dalam darah, yang dapat membantu menjaga fungsi normal organ dan jaringan tubuh.

Meditasi

Para peneliti telah menemukan banyak manfaat meditasi rutin. Ahli saraf di University of Massachusetts Medical School meminta dua kelompok stress karyawan teknologi tinggi bermeditasi selama delapan minggu dan sebagai kelompok pembanding, satu kelompok lagi hidup seperti biasa.

Mereka menemukan bahwa pada kelompok yang melakukan meditasi "menunjukkan pergeseran aktivitas pada lobus frontal kiri," tulisan sebuah artikel Psikologi Today 2003. "Pergeseran mental yang mengurangi efek negatif dari stres, depresi ringan, dan kecemasan. Ada juga pengurangan aktivitas di amigdala, di pusat proses takut di otak. "

Meditasi juga mengurangi penyusutan otak akibat penuaan dan meningkatkan ketengan hati. Selain meditasi, Buettner menemukan bahwa waktu menenangkan diri pribadi seperti ini mencegah inflamasi (yang merupakan reaksi stress).

Kelompok California Advent secara ketat melaksanakan waktu sabat mereka selama 24 jam, dimana didalamnya ada waktu untuk introspeksi, berdoa, dan menikmati lingkaran sosial mereka.

Masyarakat

Buettner juga menemukan bahwa masyarakat merupakan faktor besar dalam umur panjang kelompok zona-biru. Model Okinawa memiliki banyak teman dekat, dengan siapa mereka sharing segalanya. Dataran tinggi Sardinia memiliki penghormatan untuk orang tua yang tidak ditemukan dalam masyarakat Barat modern. The Advent menempatkan keluarga yang pertama. Rasa memiliki, memiliki teman sehat dan keluarga mendorong individu untuk hidup sehat juga.

Dalam "Outliers," Malcolm Gladwell meneliti sekelompok Italia disebut Rosetans, yang bermigrasi ke barat daerah Bangor, Pennsylvania. Menurut daftar, mereka menderita lebih sedikit penyakit jantung dan umumnya berumur panjang, hidup sehat. Setelah penelitian, ditetapkan bahwa rahasia mereka bukan genetika atau bahkan diet (41 persen dari makanan mereka berasal dari lemak).

"Rosetans telah menciptakan kekuatan, struktur sosial pelindung mampu mengisolasi mereka dari tekanan dunia modern," tulis Gladwell. "Para Rosetans yang sehat dari mana mereka berasal, karena mereka telah menciptakan dunia untuk diri mereka sendiri di kota kecil di perbukitan."

Hidup dengan Tujuan

Dalam perjalanannya, Buettner menemukan sebuah tema umum di antara kelompok zona-biru yakni tidak ada dari mereka memiliki konsep “pensiun”. Masih merasa menjadi manusia berguna sampai tua adalah rahasianya. Hidup terarah sampai akhir hayat adalah resep Okinawa dan Sardinia. Dalam kelompok, Buettner bertemu pria dan wanita yang umurnya seratus tahun terus mendaki bukit, membangun pagar, berternak ikan, dan menjaga cucu.

Menariknya, tidak satu pun dari mereka yang sengaja berolahraga seperti orang Barat yang pergi ke gym. "Mereka hanya menjalani hidup aktif yang menjalankan aktivitas fisik," kata Buettner. Mereka semua berjalan, masak, dan melakukan pekerjaan rumah tangga sendiri, dan banyak dari mereka berkebun. (Secret China/art)

Sumber : erabaru.net

Jumat, 25 Januari 2013

Manfaat Berkeringat


Berkeringat adalah mekanisme alami untuk mengatur suhu tubuh saat bereaksi terhadap kondisi panas atau melakukan aktivitas fisik berat. Keringat dihasilkan kelenjar keringat di lapisan dermis kulit dan keluar melalui pori-pori. Keringat yang berlebihan padahal tidak ada kegiatan fisik yang berat dapat karena berbagai hal : kegemukan, menjelang dan awal haid. 


Berkeringat banyak disertai gejala lain seperti tangan gemetar, berat badan turun, sering berdebar, dan mata menonjol keluar kemungkinan ada kelainan fungsi kelenjar gondok. Bila tidak ada keluhan lain, kemungkinan karena kecemasan. Meski keringat sering dikaitkan dengan sesuatu yang yang membuat kita cemas, namun sebenarnya berkeringat itu menyehatkan. Apalagi keringat sendiri pada dasarnya tidak berbau. Ia akan menjadi masalah jika sudah bercampur dengan bakteri yang menumpuk di kulit ketiak. Simak manfaat sehat dari keringat berikut ini.

  1. Mendinginkan tubuh
     

    Berkeringat merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengatur temperatur yang meningkat saat kita beraktivitas atau kepanasan. Keringat yang keluar akan membantu tubuh menyingkirkan panas sehingga kita tidak akan kepanasan, kata Adam Friedman, dermatologi dan ahli bedah kosmetik dari Montefiore Medical Center, AS.Karena pentingnya fungsi keringat, maka jika kita tidak bisa berkeringat akan membahayakan nyawa. Ada kondisi yang disebut ectodermal dysplasia yang membuat seseorang tidak bisa berkeringat, kata Joel Schlessinger, ahli dermatologi. Orang yang menderita kondisi ectodermal dysplasia dilarang berolahraga karena mereka akan kepanasan yang bisa berdampak buruk bagi jantung dan fungsi tubuh lainnya. Jadi, bersyukurlah bisa berkeringat.

  2. Mencerahkan wajah
    Peluh yang bercucuran di wajah bukan cuma mendinginkan tubuh tapi juga berefek pada kebersihan kulit wajah. Menurut Schlessinger, keringat di wajah akan mengurangi kotoran yang menyumbat pori-pori. Hal ini juga akan mencegah jerawat. Anda juga bisa melakukan olahraga palsu untuk memicu keringat dengan cara memanaskan wajah. Caranya, dekatkan wajah ke uap air panas selama tiga menit. Menguapkan wajah merupakan salah satu cara membersihkan kulit wajah. Setelahnya jangan lupa membersihkan wajah karena keringat yang tidak dihapus bisa menyebabkan pori tersumbat lagi, katanya.
  3. Menyehatkan sirkulasi
    Ketika kita berkeringat, detak jantung akan menjadi cepat dan sirkulasi meningkat, terutama di sekitar kulit. Dasar kelenjar keringat terletak di lapisan bawah kulit yang lokasinya sangat dekat dengan pembuluh darah kecil, kata Kara Rogers, editor biomedical Encylopaedia Britannica. Ia menambahkan, ketika kelenjar keringat melebar, aliran darah ke kulit akan meningkat sehingga memacu sistem sirkulasi.
  4. Melawan infeksi
    Berkeringat ternyata sangat efektif melawan bakteri Staphylococcus aureus yang resisten pada antibiotik. Selain itu berkeringat juga akan akan mengurangi bakteri dan jamur berbahaya di kulit. Menurut Friedman, dalam cairan keringat terkandung nitrit, yang akan diubah menjadi asam nitrit saat mencapai permukaan kulit, gas yang mengandung antibakteri dan antijamur. Keringat juga mengandung antibiotik alami yang disebut Dermicidin yang bisa membunuh bakteri, katanya.
  5. Membuang racun
    P
    enelitian menunjukkan keringat mengandung berbagai komponen, termasuk metal beracun dalam jumlah kecil. Karena itu berkeringat sering disebut juga sebagai detoksikan. Dengan jumlah kelenjar keringat sampai 5 juta di kulit manusia, tak heran jika berkeringat merupakan mekanisme pembuangan racun dari tubuh. Toksin yang dibuang lewat keringat biasanya adalah toksin yang berada jauh di bawah kulit. Mereka keluar melalui pori bersama dengan debu dan minyak yang terperangkap. Proses pembersihan ini akan meningkatkan sistem imun dan membantu tubuh melawan flu, kata Rogers.
  6. Menyembuhkan
    Tahukah Anda mengapa kita berkeringat saat sedang demam? Berkeringat merupakan cara tubuh untuk membangunkan sistem imun agar melawan patogen yang membuat kita sakit. Pengeluaran keringat merupakan cara tubuh menyembuhkan dirinya sendiri, kata Christian Nix, ahli pengobatan tradisional Cina. Mekanisme yang sama terjadi saat kita berolahraga atau berada di tempat panas. Selain merangsang metabolisme untuk menjaga berat badan, karena tubuh akan membakar kalori lebih banyak tapi juga hal ini akan merangsang sistem imun.
  7. Mengurangi asma
    J
    ika keringat yang keluar dari tubuh Anda setelah berolahraga sangat banyak, maka risiko Anda menderita asma lebih rendah. Demikian kesimpulan penelitian yang dilakukan tim dari University of Michigan. Meski belum jelas benar kaitan antara keringat dan asma, namun para peneliti mengungkapkan pengaturan keringat di dalam tubuh juga terkait dengan pengaturan jumlah air yang dikeluarkan melalui saluran napas. Dengan kata lain, orang yang jarang berkeringat pada umumnya memiliki saluran napas lebih kering sehingga lebih rentan menderita asma.
Sumber : detik.com

Senin, 03 Desember 2012

Tips Mencegah Dan Mengobati Diabetes


Penyakit Diabetes Melitus atau yang umum sebut penyakit “Kencing Manis”, atau “Penyakit Gula Darah” sekarang ini sudah menjadi penyakit “sejuta umat”, mengapa demikian? Hal ini banyak disebabkan oleh Life Style Modern/Pola Hidup Modern yang terbiasa dengan mengkonsumsi Fast Food, Goreng gorengan, Rasa Gurih/berlemak, kurang buah dan sayuran. Disamping itu masyarakat umumnya menganggap bahwa penyakit Kencing Manis hanya diakibatkan terlalu banyak makan minum yang manis manis, sehingga cara mencegah dan mengobatinya cukup dengan diet makanan dan minuman yang manis manis atau mengandung banyak karbohidrat (nasi dan sejenisnya) sehingga dianggap tidak berbahaya.

Sebenarnya kalangan kedokteran menamakan penyakit Diabetes Melitus sebagai “Mother Of Deases” (Ibu Dari Bebagai Penyakit) ” Mengapa dinamakan demikian?, karena bila seseorang sudah mengidap penyakit kencing manis, berarti darahnya tercemar oleh gula yang menyebar keseluruh organ tubuh penting lainnya dan merusak organ tersebut. Organ apa saja yang bisa dirusak?
  • Pertama adalah Otak, orang akan menjadi menderita pikun/pelupa.
  • Kedua adalah mata, orang akan menderita rabun mata sampai buta.
  • Ketiga ginjal, orang akan menderita gagal ginjal dan harus cuci darah.
  • Keempat alat kelamin, untuk pria akan menderita impoten.
  • Dan banyak yang lain lagi.


Benarkah pengobatannya cukup dengan diet minum dan makan yang manis manis atau yang bisa berubah menjadi glukosa dalam darah? Sepengetahuan saya jawabnya adalah tidak benar!!! Diet tersebut hanya akan menjaga penyakit tidak semakin parah dan menunda kerusakan organ yang rusak. Sebenarnya apa yang harus dilakukan? Yang harus dilakukan adalah ia harus mengobati organ Pankreasnya yang berfungsi menghasilkan Insulin yang akan memproses metabolisme gula yang ada dalam darah menjadi energi ( Glukosa diproses menjadi glukogen yang diperlukan untuk energi dalam aktivitas otot dll).


Apa obat Pangkreas? banyak, tapi pilihlah yang bukan kimiawi, cari yang organik agar tidak menghasilkan limbah racun yang akan merusak Lever dan Ginjal. Herbal yang sering digunakan mengobati penyakit kencing manis seperti daun salam; ramuan rebusan daun jambu, kunyit putih dan rambut jagung dll sebenarnya hanya memiliki efek mengurangi kadar gula dalam darah, tidak memperbaiki Pankreasnya !!!


Untuk memperbaiki Pankreas, harus dilakukan upaya serius, yaitu disamping diet yang ketat terhadap makanan dan minuman yang mengandung gula dan karbohidrat, juga harus olah raga rutin dibawah sinar matahari pagi antar jam 6-8 , serta mengkonsumsi supelmen yang mengandung omega 3 (minyak ikan laut dalam, sunclorela, crypto, ikan salmon dll). Olahraga rutin setiap hari dibawah matahari pagi akan menyerap Sinar Far Infra Red (Biofir) yang sangat bermanfaat membantu proses metaolisme tubuh secara sangat efektif) akan membantu proses perbaikan dan pembuatan sel baru organ tubuh yang rusak. Demikian juga omega 3 akan membantu proses metabolisme pembentukan sel baru organ tubuh yang rusak dan melindungi inti sel organ tubuh kita. Diet ketat akan membantu menurunkan kadar gula dalam darah agar metabolisme tubuh menjadi lebih lancar dan mengurangi pencemaran gula pada organ tubuh yang rusak. Jadi yang harus dilakukan adalah: 
  1. Lakukan positif thinking; 
  2. Olah raga rutin/intensif dibawah sinar matahari pagi antara jam 6-8 pagi; 
  3. Diet ketat mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula/karbohidrat; 
  4. Makan dan minum supelmen mengandung Omega 3 tinggi; 
  5. Secara berangsur mengurangi obat kimiawi dan menggantinya dengan supelmen herbal dalam dosis yang tepat.
Dari semua hal yang disebut diatas, menurut pengalaman saya, pengaruh olah raga rutin dibawah sinar matahari pagi adalah yang sangat mudah, murah dan efektif, tidak mengandung resiko apapun, tapi justru memperkuat jantung dan paru paru.

Selamat mencoba :)

Selasa, 31 Juli 2012

Ilmuwan: Puasa dapat Membuat Sel Kanker Bunuh Diri


Satu lagi manfaat dari kegiatan puasa ditemukan oleh ilmuwan kedokteran dari Inggris. Puasa diklaim dapat membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara atau bahkan membunuhnya.

Pertanyaan mengenai efek kebaikan dari melakukan puasa sudah dipertanyakan semenjak dahulu kala oleh berbagai kalangan. Di indonesia, kita mengenal satu penanya yang aktif adalah grup musik Bimbo. Melalui lirik dalam lagunya yang berjudul 'puasa'. Jadi intinya, biar nggak ngelantur kemana-mana, selain manfaat spiritual yang diperkenalkan oleh beberapa agama seperti Islam, Kristen dan Yahudi, puasa juga terbukti secara ilmiah mempunyai manfaat secara jasmani. Nah manfaat yang terakhir ditemukan adalah dapat membantu memerangi sel-sel kanker.
Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Ilmu pengetahuan Translational Medicine baru-baru ini, ditemukan bahwa sel-sel tumor berekasi khusus terhadap hasil puasa dibandingkan dengan sel biasa.
Jika biasanya sel kanker akan memasuki tahap 'istirahat' atau hibernasi, sel-sel ini akan terus berkembang dan membelah diri, dan pada akhirnya, mereka akan menghancurkan diri mereka sendiri.
Scientists found tumour cells responded differently to the stress of fasting compared to normal cells
Dailymail.co.ik
Kepala peneliti dari Universitas Southern California, Prof Valter Longo, mengatakan: "Sel-sel itu, faktanya, melakukan bunuh diri. Apa yang kita lihat adalah sel kanker ini mencoba untuk mencari apa yang mereka tidak temukan dari sel darah orang yang telah berpuasa. Mereka mencoba mencari penggantinya, tapi tidak bisa."
Studi yang dilakukan terhadap tikus itu menunjukan kombinasi puasa dan kemoterapi dapat memperlambat pertumbuhan sel tumor secara efektif dan menyembuhkan beberapa sel kanker. Jika dilakukan tanpa kemoterapi, puasa juga bermanfaat untuk memperlambat pertumbuhan kanker payudara, kanker kulit, otak dan saraf (jenis-jenis tertentu).
Berbagai siklus puasa yang dikombinasikan dengan kemoterapi dapat menyembuhkan 20 persen dari mereka yang terserang oleh sel kanker ganas, sedangkan untuk penderita sel kanker dengan penyebaran terbatas, 40 persennya dapat disembuhkan.
Dari semua percobaan yang dilakukan, tak ada satupun tikus yang hidup setelah dirawat dengan hanya melalui kemoterapi.
Untuk diaplikasikan ke manusia, peneliti sedang melakukan penelitian yang kemungkinan baru selesai dalam waktu beberapa tahun lagi. Yang pasti tidak sembarang pasien diperbolehkan melakukan puasa. Mereka yang sudah kehilangan banyak berat badannya tidak diperkenankan untuk berpuasa, karena hal ini justru dapat memberi mereka efek samping negatif seperti diabetes.
Note: Artikel ini hanyalah memberitakan sebuah hasil penelitian terbaru mengenai kanker, apa yang ditulis disini disajikan apa adanya dan tidak bisa dipakai sebagai bahan rujukan kecuali dengan petunjuk dokter.

Selasa, 12 Juni 2012

Pesan Warna Dari Buah-Buahan (1)

Warna pada buah ternyata bukan hanya membuatnya terlihat cantik. Lebih dari itu, warna buah merupakan informasi kandungan nutrisinya. Tentu saja, setiap warna dalam buah-buahan diperkaya dengan vitamin, mineral, antioksidan dan senyawa penting lainnya yang memberikan efek menguntungkan bagi tubuh. Jadi, dengan memakan buah berwarna-warni ini Anda bisa mendapatkan keuntungan dari berbagai nutrisi. Nah, biar tak salah pilih, Netdoctor (11/6) memberitahu buah apa aja yang wajib Anda santap.
Merah, Tomat

Meskipun sering dianggap sebagai sayuran, tetapi sebenarnya tomat merupakan buah. Tomat merupakan sumber yang baik dari lycopene (zat pigmen pemberi warna merah) yang dapat membantu melindungi tubuh dari bahaya beberapa jenis kanker, seperti kanker paru-paru, payudara dan prostat. Lycope sudah terbukti memberikan perlindungan terhadap kanker prostat pada pria. Sejumlah penelitian menemukan bahwa asupan buah tomat dan produk tomat yang tinggi (seperti saus pasta) dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker prostat.
Biru, Blueberry

Blueberry kaya akan karotenoid dan anthocyanin, yang bertindak sebagai antioksidan kuat yang melindungi sel dari kerusakan. Antioksidan ini dapat membantu mengurangi risiko kanker, stroke dan penyakit jantung. Anthocyanin dalam bluberi juga berkerja sebagai anti-alergi, anti-inflamsi, anti-mikroba dan anti-kanker. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi blueberry secara rutin bisa meningkatkan fungsi daya ingat, melindungi infeksi saluran kemih, serta beberapa gangguan mata, seperti degenerasi makula, katarak dan infeksi mata.
Ungu, Anggur

Anggur kaya resveratrol, sebuah antioksidan kuat yang membantu membersihkan pembuluh darah, mengurangi stroke dan risiko penyakit jantung dengan mengubah mekanisme molekuler dalam pembuluh darah. Resveratrol juga berperan memberikan perlindungan terhadap kanker usus besar dan prostat, serta saraf dan penyakit Alzheimer. Uniknya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa resveratrol dapat mengurangi produksi sel lemak dan meningkatkan penyerapan gula dari darah.
Kuning, Lemon

Lemon merupakan sumber yang kaya vitamin C yang merupakan antioksidan yang paling kuat untuk melawan tanda-tanda penuaan dini pada kulit dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin C juga dianggap memiliki sifat antibakteri, sehingga dapat membantu menghilangkan infeksi tenggorokan. Buah ini juga kaya akan limonoid, yang dapat membantu memerangi jenis kanker tertentu, seperti kanker payudara, paru-paru, kulit, usus dan perut, dengan menghilangkan racun kanker yang memproduksi zat.

Merah, Stroberi






Para ilmuwan melaporkan hasil temuan terbaru mengenai manfaat lain dari buah. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Annals of Neurology menunjukkan bahwa semakin sering makan buah maka dapat memperlambat penurunan fungsi otak, seperti daya ingat dan perhatian. Temuan tidak mengkonfirmasikan makan buah-buahan dapat mencegah demensia (kepikunan) yang berkaitan dengan penuaan atau memperlambat timbulnya Alzheimer, tetapi peneliti menyarankan agar Anda sesering mungkin memakan buah-buahan dalam menjaga kesehatan otak. Dalam temuan ini, peneliti menemukan bahwa buah-buahan dari keluarga berri, seperti blueberi dan strawberi dapat menunda penuaaan kognitif, seperti mengingat, berpikir dan kemampuan penalaran sekitar 1,5 hingga 2,5 tahun. 

Peneliti mengukur fungsi kognitif dari 16.010 perempuan dalam wawancara melalui telepon setiap dua tahun selama enam tahun. Perempuan yang makan setengah cangkir blueberi atau dua setengah cangkir strawberi setiap minggu, menunjukkan memiliki kualitas otak yang lebih baik. "Kami memberikan bukti epidemiologi pertama mengenai beri yang dapat memperlambat penurunan kognitif pada wanita lansia," papar penulis studi Dr. Elizabeth Devore dari Brigham and Women's Hospital, dilansir melalui CBC, Jumat (27/4). Devore memusatkan penelitiannya pada senyawa kunci dalam buah beri, yaitu flavonoid anthocyanidin, yang bisa merembes melalui darah dan masuk ke jaringan otak, khususnya di bagian hippocampus, yang bertanggung jawab untuk belajar dan memori. Sebagai antioksidan, flovonoid juga melawan peradangan dan oksidasi, yang keduanya mempengaruhi penuaan sel otak.


Orange, Pepaya




Pepaya sudah tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Dagingnya yang lembut dan rasanya yang manis ternyata menyimpan segudang manfaat baik bagi kesehatan dan kecantikan bagi tubuh. Dalam buah pepaya, terkandung berbagai macam enzim, vitamin, maupun mineral. Vitamin yang banyak terdapat dalam buah pepaya adalah vitamin A, B komples, C dan E.  Dilansir melalui timesofindia, Rabu (4/4), berikut ini beberapa manfaat penting bagi tubuh jika Anda mengonsumsi pepaya secara rutin. Pepaya kaya akan nutrisi dan rendah kalori, sehingga menjadi pilihan tepat bagi Anda yang sedang melakukan program diet. Pepaya membantu meyembuhkan luka di kulit dan cidera. Pepaya kaya akan senyawa anti-peradangan dan juga anti-kanker. Orang yang menderita osteoporosis, artritis dan edema disarankan untuk mengonsumsi buah ini secara teratur. Mengonsumsi pepaya juga membantu mencegah kanker. Pepaya juga membantu menyehatkan kulit kepala dan rambut. Asupan pepaya membantu pertumbuhan rambut dan menghambat munculnya ketombe. Pepaya merupakan salah satu solusi detoksifikasi paling ampuh. Makan pepaya segar dalam jumlah cukup, ternyata membantu menyingkirkan racun-racun dari dalam tubuh. Buah ini juga bisa diandalkan bagi Anda yang mengalami sembelit dan gangguan pencernaan.


Minggu, 27 Mei 2012

5 Buah 'Manis' Bahayakan Kesehatan

Headline

Buah memang baik untuk kesehatan dan stamina tubuh. Namun Ada kalanya mengonsumsi buah justru bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh kita.

Dilansir Time of India, berikut beberapa buah yang justru mendatangkan petaka jika jadi cemilan. Apa saja?
Stroberi

Stroberi adalah buah yang menggoda selera. Namun di balik itu, stroberi ternyata cukup berbahaya jika dikonsumsi oleh Anda karena bisa memicu ganggunan perut, yakni iritasi mukosa serius.

Yang berbahaya adalah biji stroberi yang menutupi seluruh permukaan buah. Meski tampak menarik, biji-biji ini mampu mengakibatkan gangguan pada saluran cerna Anda.

Mangga dan pepaya

Buah ini tentu saja menjadi favorit Anda. Meskipun rasanya tidak semanis nanas, buah mangga dan pepaya akan aman jika dikonsumsi sesekali saja.
Untuk menggantikan keduanya, Anda bisa mencoba pisang. Walaupun pisang juga memiliki kandungan gula cukup tinggi. Namun pisang merupakan sumber energi yang baik.

Melon dan semangka

Melon dan semangka memang terkenal memiliki kandungan air yang cukup banyak sehingga baik untuk mengatasi dehidrasi. Namun kandungan gula di dalam kedua buah itu cukup tinggi, sehingga sangat tidak disarankan bagi mereka yang memiliki diabetes atau memiliki riwayat keluarga penderita diabetes untuk mengonsumsi buah ini.

Nanas

Buah yang cukup unik ini memang kaya akan vitamin dan mineral. Selain itu, buah nanas juga rendah lemak sehingga baik untuk menurunkan kolesterol. Namun buah nanas yang masak mengandung kadar gula cukup tinggi.

Penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara berlebihan. Selain itu, buah ini juga mengandung bromelain, sebuah enzim yang dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan.

Minggu, 22 April 2012

Khasiat Kayu Manis untuk Obat Diabetes


Siapa bilang obat diabetes sulit dan mahal?

Pengobatan diabetes dapat menggunakan kayu manis. Kayu manis adalah jenis rempah-rempah utama yang banyak digunakan sebagai bahan pemberi aroma dan citarasa dalam makanan dan minuman, bahan aditif pada pembuatan parfum, obat-obatan serta dapat diolah menjadi anti mikroba. Menurut penelitian beberapa ahli, kayu berkulit kasar itu ternyata tersusun dari sinamaldehid, turunan dari senyawa fenol. Di dunia kedokteran, sinamaldehid diketahui memiliki sifat anti-agregasi platelet dan sebagai vasodilasator secara in vitro. Platelet adalah kolesterol yang menempel pada pembuluh darah. Agregasi (pengumpulan) platelet menyebabkan terjadinya aterosklerosis atau lemak mengeras di pembuluh arteri.
Karena kandungan tersebut, banyak manfaat dari mengkonsumsi kayu manis, misalnya untuk menurunkan risiko aterosklerosis dan stroke. Selain itu, rempah-rempah bernama latin Cinnamomum burmannii ini ternyata juga sudah sejak lama dipercaya dapat mengobati kencing manis (diabetes mellitus).
“Rempah-rempah dengan aroma manis ini bekerja terhadap pankreas,” kata pakar naturopati DR dr Amarullah Siregar. Pankreas adalah organ tubuh yang memproduksi insulin. Hormon insulin berperan sebagai semacam kunci  untuk memasukkan gula darah ke dalam sel-sel tubuh.  ”Dengan insulin, gula yang terdapat dalam darah diolah menjadi energi sehingga tidak mengendap dalam sel-sel darah,” kata Amarullah.
Pada penderita kencing manis, tubuh mengalami gangguan sehingga tidak bisa memproduksi insulin secara memadai  atau sensitivitas tubuh terhadap insulin berkurang sehingga kadar gula darah tetap tinggi karena tidak bisa masuk ke dalam sel-sel.
Menurut DR dr Amarullah Siregar, kayu manis memiliki efek biomolekuler di pankreas. “Kayu manis mengandung senyawa kimia yang disebut PTP1B yang bekerja mengaktifkan senyawa di pankreas dengan cara mengaktifkan sel beta yang berfungsi menghasilkan insulin,” ujarnya. Selanjutnya, insulin akan membuka pintu sel darah merah sehingga gula bisa masuk dan diubah menjadi energi.
Senyawa PTP1B juga bekerja di sel alfa yang berfungsi membantu hati menghasilkan glikogen. “Sel ini mengubah gula menjadi glikogen atau cadangan energi,” kata Amarullah. Ia menambahkan, berbeda dengan obat-obat diabetes yang langsung menurunkan gula darah, obat herbal seperti kayu manis bekerja dengan cara mengoptimalisasi fungsi organ tubuh yang masih baik. “Kenaikan kadar gula darah hanyalah simptom dari gangguan insulin. Sumbernya adalah pankreas yang bermasalah. Karena itu, fungsi pankreas harus diperbaiki,” katanya.
Para Ilmuwan di Amerika mengklaim bahwa satu sendok teh kayu manis sehari bisa membantu mencegah diabetes. Peneliti dari US Agricultural Research Services’ nutrition laboratories di Beltsville, Md., menemukan kalau ekstrak kayu manis bisa meremajakan kemampuan tubuh agar lebih responsif terhadap insulin. Faktanya, hasil percobaan di laboratorium menunjukkan bahwa pengolahan glukosa meningkat hingga 20 kali lipat. Efek ini disebabkan oleh kandungan methylhydroxy chalcone polymer yang terdapat di dalam kayu manis. Hasil percobaan pada tikus menunjukkan bahwa konsentrasi glukosa darah yang tinggi menurun dramatis setelah pemberian turunan kayu manis tersebut.
Studi lain dari Pakistan juga menunjukkan penurunan kadar gula darah puasa, trigliserida, kolesterol jahat LDL dan kolesterol total setelah penggunaan kayu manis selama 40 hari. Penurunan itu terus terjadi hingga 20 hari berikutnya. Studi ini menunjukkan bahwa mereka yang menerima kayu manis paling tidak 1 gram sehari bisa merasakan manfaat ini.
Kayu manis banyak tumbuh di Indonesia, seperti di Sumatera. Namun, penggunaan kayu manis sebagai obat justru sudah lebih dulu dipatenkan di Amerika Serikat dengan merk dagang Cinulin. 

Selasa, 06 Maret 2012

11 Makanan Pengontrol Gula Darah

Pengaturan makan merupakan pilar terpenting bagi pengobatan diabetes. Penderita diabetes (diabetesi) yang bijak pasti mau belajar mengenali makanan yang menyebabkan gula darahnya tinggi dan berusaha menghindari makanan tersebut. 


Pada dasarnya diabetesi bisa mengonsumsi segala makanan seperti orang lain, tetapi harus dibatasi yang mengandung gula, lemak, dan kadang-kadang makanan yang bergaram tinggi. Penting pula awasi jumlah makanan yang diasup. 


Disadari atau tidak alam telah memberikan beberapa makanan luar biasa yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah Anda. Berikut ini adalah 11 makanan yang baik untuk gula darah:

1. Labu pahit (Karela)

Jika Anda memiliki anggota keluarga menderita diabetes, sudah saatnya untuk menyiapkan karela di meja makan. Sayuran ini sangat bermanfaat dalam menurunkan tekanan darah dan kencing manis. Tetapi jangan menggabungkan makanan ini dengan obat penurun gula darah, karena bisa membuat gula darah Anda turun drastis.
2. Gandum

Cobalah untuk memasukkan lebih banyak produk gandum dalam daftar makanan Anda. Disamping mengandung banyak vitamin esensial, mineral, dan serat, gandum juga mengandung karbohidrat kompleks yang diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Karbohidrat kompleks diserap lebih lambat ketimbang karbohidrat sederhana, sehingga kadar gula darah tetap stabil.
3. Apel

Kandungan pektin tinggi dalam buah ini dipercaya membantu menurunkan kebutuhan insulin tubuh. Sebuah studi tahun 2005 menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi setidaknya satu apel sehari 28 persen lebih kecil menderita diabetes tipe 2 ketimbang mereka yang tidak makan apel.
4. Kacang

Serat larut yang tinggi dalam kacang tidak hanya bermanfaat untuk sistem pencernaan dan jantung, tetapi juga menyimpan gula darah setelah makan. Jika Anda mengalami resistensi insulin, hipoglikemia atau diabetes, kacang benar-benar dapat membantu Anda menyeimbangkan kadar gula darah.
5. Kayu manis

Bahan paling aktif yang terkandung dalam kayu manis adalah methylhydroxy-chalcone polimer (MHCP) yang meniru efek insulin, dan bekerja sinergis dengan insulin dalam sel. Namun penelitian sejauh ini baru melibatkan sejumlah kecil orang dan belum dieksplorasi manfaat jangka panjang dari kayu manis.
6. Ikan

Ikan (seperti salmon dan tuna) merupakan sumber yang kaya akan asam lemak omega-3 - lemak sehat yang mengurangi risiko penyakit jantung, mengurangi peradangan, dan meningkatkan resistensi insulin.
7. Cabai

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Nutrition, para peneliti Australia menemukan bahwa memasukan cabai dalam bagian rutin diet setiap hari akan membantu menurunkan gula darah setelah menyantap makan. Selain itu, cabai juga mengandung antioksidan, vitamin C dan karotenoid yang dapat membantu meningkatkan regulasi insulin.
8. Fenugreek

Fenugreek, selain mengandung banyak serat yang sangat penting bagi penderita diabetes, dapat menurunkan resistensi insulin dan mengontrol kadar glukosa darah dengan meningkatkan jumlah reseptor insulin dalam sel darah merah.
9. Brokoli

Brokoli adalah sumber terbaik dari kromium - mineral yang membantu mengatur insulin dan gula darah. Akan lebih protektif bila dimakan mentah atau dimasak sebentar.
10. Bawang putih

Bawang putih memiliki bahan-bahan aktif seperti alil propil disulfida (APDS) dan diallyldisul-phide oksida (allicin). Apabila dikombinasikan dengan flavonoid maka akan memainkan peran penting dalam menurunkan kadar glukosa. Allicin dapat digabungan dengan vitamin B1 (tiamin) untuk merangsang pankreas melepaskan insulin.
11. Kedelai

Kedelai memiliki sedikit kandungan pati tetapi jumlah serat dan protein yang tinggi dapat memberikan sebuah efek yang berharga dalam menurunkan ekskresi urin pada orang yang menderita diabetes.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tanggapan codebreakers